Mengenal Kartu Pink yang Akan Diterapkan di Copa America 2024

0
Mengenal Kartu Pink yang Akan Diterapkan di Copa America 2024

Mengenal Kartu Pink yang Akan Diterapkan di Copa America 2024

Mengenal Kartu Pink yang Akan Diterapkan di Copa America 2024 – Copa America 2024 yang sebentar lagi akan digelar sudah mulai ramai diperbincangkan. Pada tahun ini, Amerika Serikat menjadi tuan rumah dan sudah mempersiapkan 14 stadion IDNSCORE. Akan ada 16 pemain yang berlaga pada turnamen 4 tahunan ini. Di mana, 10 tim berasal dari Zona CONMEBOL dan 6 sisanya berasal dari wakil zona COCACAF. 

Nantinya, 16 tim ini akan dibagi menjadi 4 grup. Di mana, untuk pembagian grup ini sudah dilakukan pada bulan Desember 2023 di Miami, Amerika Serikat. Untuk laga pembukanya ini akan berlangsung pada tanggal 21 Juni antara Argentina vs Kanada yang berasal dari grup A. 

Baru-baru ini, laga Copa America 2024 pun semakin ramai diperbincangkan. Di mana, CONMEBOL secara resmi mengumumkan penggunaan kartu pink, selain kartu kuning dan merah. Kartu pink ini diklaim akan menjadi inovasi terbaru sebagai alat kedisiplinan di sepak bola. 

Penggunaan kartu pink ini juga memiliki tujuan untuk menyeriusi cedera kepala dan geger otak dalam permainan sepak bola. Itu sebabnya, kartu ini akan berfokus pada memberikan protokol jelas untuk pergantian pemain khusus yang mengalami cedera kepala. 

Protokol Penggunaan Kartu Pink 

Copa America 2024 yang akan digelar pada 21 Juni – 14 Juli ini menjadi kali pertama penggunaan kartu pink. Kartu ini memiliki tanda bahwa perlu dilakukannya pergantian pemain yang diduga mengalami cedera kepala atau geger otak. 

Peraturan yang baru disahkan oleh CONMEBOL ini memperbolehkan pergantian keenam, jika terdapat pemain yang kuat dugaan mengalami cedera kepala. Dalam prosesnya, CONMEBOL mengharuskan pelatih untuk memberitahukan wasit kepala atau ofisial keempat ketika ada pemain yang mengalami cedera ini. 

Setelahnya, wasit akan mengeluarkan kartu pink. Nah, untuk pemain lawan pun akan mendapatkan ekstra pergantian pemain agar permainan bisa berjalan tetap adil. Bisa dikatakan bahwa kedua tim akan sama-sama mendapatkan manfaat dari kartu ini. 

CONMEBOL pun berpendapat bahwa pergantian keenam ini akan mampu menjaga kesehatan para pemain. Nantinya, seorang pemain yang mendapatkan kartu pink tidak diperbolehkan kembali ke lapangan. Pemain tersebut akan dibawa ke ruang ganti atau fasilitas medis untuk mendapat perawatan lebih lanjut sesegera mungkin. 

Perawatan lebih lanjut ini dilakukan untuk bisa menghindari segala risiko yang berkaitan dengan kembali melakoni pertandingan secara prematur. Jika nantinya sudah mendapatkan perawatan, dokter harus menyerahkan laporan yang rinci kepada komisi medis CONMEBOL dalam kurun waktu 24 jam. 

Para dokter tim harus bisa menguraikan diagnosis, temuan dugaan geger otak, dan apakah pemain harus diganti atau tidak. Dokumentasi dan penjelasan secara terperinci ini sangat krusial untuk bisa memantau serta memastikan protokol cedera kepala dilakukan dengan tepat. 

Penggunaan kartu pink ini ternyata sangat sejalan dengan peraturan pergantian pemain khusus geger otak yang disepakati oleh Dewan Sepakbola Internasional (IFAB) pada awal tahun ini. Kemudian, regulasinya sendiri baru akan resmi diberlakukan pada 1 Juli 2024. Namun tentunya, restu IFAB akan memungkinkan penggunaan kartu ini berjalan lebih cepat. 

Sebenarnya, metode ini sudah pernah dilakukan di Major League IDNSCORE Soccer di tahun 2021. Penggunaan ini menjadi sebagian program percontohan yang dikeluarkan oleh FIFA. 

Antisipasi kesehatan para pemain sepakbola ini memang perlu diperhatikan lebih jauh. Sebab, cedera kepala atau gegar otak bisa berakibat fatal bagi mereka. Setidaknya dengan menerapkan kartu pink, hal yang tidak diinginkan bisa diminimalisir. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *