Ternyata Arsenal Mau Rekrut Onana, Siap Bayar Rp 850 Miliar

0
Ternyata Arsenal Mau Rekrut Onana, Siap Bayar Rp 850 Miliar dengan Syarat

Ternyata Arsenal Mau Rekrut Onana, Siap Bayar Rp 850 Miliar dengan Syarat

Ternyata Arsenal Mau Rekrut Onana, Siap Bayar Rp 850 Miliar dengan Syarat – Arsenal dikabarkan tengah mencari opsi gelandang baru untuk memperkuat skuad mereka pada bursa transfer Januari 2024 mendatang. 

 

Salah satu nama yang masuk dalam radar adalah Amadou Onana dari Everton. 

 

Namun, upaya untuk mendatangkannya diperkirakan akan menemui satu kendala utama, yakni valuasi tinggi yang dibanderol oleh Everton untuk pemain berusia 21 tahun tersebut.

 

Sebelumnya, Arsenal sebenarnya lebih dihubungkan dengan rencana untuk mendatangkan seorang striker MPOID baru.

 

Namun, kebutuhan akan gelandang anyar juga menjadi pertimbangan penting bagi manajer Mikel Arteta dan stafnya. 

 

Hal ini terutama setelah mereka gagal memboyong Moises Caicedo dan Romeo Lavia pada musim panas lalu.

 

Meski demikian, Arsenal setidaknya telah mengamankan beberapa opsi lini tengah baru dalam 12 bulan terakhir, seperti Kai Havertz, Jorginho, dan Declan Rice. 

 

Kebutuhan gelandang baru kembali mengemuka seiring dengan masalah cedera yang terus dialami Thomas Partey.

 

Menurut laporan dari Football London, Arsenal tengah memantau tiga nama gelandang, yakni Amadou Onana (Everton), Joao Palhinha (Fulham), dan Douglas Luiz (Aston Villa). 

 

Dari ketiga nama tersebut, Onana-lah yang paling diminati oleh The Gunners pada saat ini.

 

Namun, kendala utama yang dihadapi Arsenal adalah valuasi tinggi yang dibanderol oleh Everton untuk Onana. CIES Football Observatory memperkirakan nilai transfer Onana mencapai 50 juta euro atau sekitar Rp849,5 miliar. 

 

Nominal tersebut seharusnya masih dapat dipenuhi oleh Arsenal mengingat kekuatan finansial yang mereka miliki.

 

Meski begitu, Arsenal harus menimbang dengan matang apakah investasi sebesar itu untuk mendatangkan Onana adalah langkah yang tepat. 

 

Mereka juga perlu mengkaji opsi-opsi lain yang mungkin lebih bernilai atau lebih sesuai dengan kebutuhan skuad saat ini.

 

Proses perekrutan gelandang baru akan menjadi salah satu sorotan utama bagi Arsenal pada bursa transfer Januari 2024 nanti. 

 

Siapapun yang akhirnya diboyong, pemain tersebut diharapkan dapat menjadi kontribusi penting dalam upaya Arsenal untuk kembali meraih gelar juara di akhir musim.

 

Gelandang serbaguna Everton, yang dibeli pada 2022 dengan harga £33 juta, tentu saja akan memiliki nilai jual yang tinggi jika Arsenal ingin mengamankannya, mengingat postur tingginya, fisik kuat, dan usianya yang masih muda, 22 tahun.

 

Namun, upaya Arsenal untuk merekrut Amadou Onana dari Everton pada jendela transfer Januari 2024 nampaknya terbentur oleh regulasi Financial Fair Play (FFP).

 

Aturan ini mewajibkan klub untuk membuat keputusan berat dengan melepas pemain-pemain untuk tetap mematuhi aturan sebelum mendatangkan talenta baru.

 

Untungnya, Arsenal memiliki beberapa pemain yang sudah dikaitkan dengan kepindahan dari Stadion Emirates, seperti Jakub Kiwior dan Jorginho. 

 

Selain itu, ada satu pemain tertentu, Eddie Nketiah, yang diperkirakan akan dijual karena alasan tertentu, terutama perannya yang terus-menerus sebagai pilihan kedua Arsenal di posisi penyerang setelah Gabriel Jesus.

 

Mengingat status Nketiah sebagai produk akademi Arsenal, hasil penjualan dari dirinya akan dihitung sebagai keuntungan bersih dalam akuntansi FFP. 

 

Kemungkinan kepergian Nketiah juga sejalan dengan keinginan Arsenal untuk merekrut penyerang baru pada jendela transfer Januari 2024.

 

Salah satu target utama Arsenal adalah Ivan Toney, penyerang Brentford, yang saat ini terkena larangan bermain karena kasus perjudian. 

 

Toney, yang berusia 27 tahun, diprediksi akan dapat bermain kembali pada bulan Januari mendatang, dan Brentford bersedia menjualnya pada bursa transfer musim dingin.

 

Pencapaian Toney sebagai salah satu penyerang terbaik di Liga Inggris terbukti saat ia mencetak 20 gol pada musim 2022/2023.

 

Capaian ini menjadikannya sebagai pencetak gol terbanyak kedua di Premier League setelah Erling Haaland dan Harry Kane.

 

Meskipun bermain untuk Brentford yang dianggap sebagai tim yang kurang diunggulkan, Toney telah menunjukkan kemampuannya sebagai penyerang yang tajam. 

 

Potensi golnya bisa semakin terwujud jika ia bermain untuk tim MPOID dengan kualitas pemain yang lebih tinggi, seperti Arsenal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *